Dovizioso, Bintang yang Sempat Redup Kini Bersinar Kembali


Dovizioso adalah salah satu pebalap MotoGP yang saat ini sedang bersinar. Hingga tulisan ini dipublikasikan, Dovizioso berada di peringkat 2 klasemen, terpaut 11 poin dengan pemuncak klasemen, Marc Marquez.

Dovi memulai debut grandprix di kelas 125cc pada tahun 2002. Prestasi terbaik Dovi adalah menjadi juara dunia kelas 125cc di tahun 2004 mengalahkan pebalap yang pernah menjadi Juara Dunia MotoGP seperti Jorge Lorenzo dan Casey Stoner. Berikut adalah prestasi Dovi di kelas 125cc.
2002. Honda. Klasemen akhir di posisi 16 dengan finish terbaik di urutan 9.
2003. Honda. Klasemen akhir di posisi 5 dengan 4 kali podium.
2004. Honda. Juara Dunia 125cc dengan 5 kali juara seri dan 6 kali podium.

Di tahun 2005, Dovi naik ke kelas 250cc bersama Honda Scot. Prestasi terbaiknya di posisi kedua klasemen akhir.

2005. Honda. Klasemen akhir di posisi 3 dengan 5 kali podium.
2006. Honda. Klasemen akhir di posisi 2 dengan 9 kali podium dan 2 kali juara seri.
2007. Honda. Klasemen akhir di posisi 2 dengan 8 kali podium dan 2 kali juara seri.

Di tahun 2008, Dovi naik ke kelas MotoGP bersama Honda Scot. Dovi berhasil menjadi tim satelit terbaik di tahun itu dan menjadi Rookie of the year. Dovi menempati posisi kelima klasemen akhir dengan raihan terbaiknya podium 3 di sirkuit Sepang bersama Rossi dan Pedrosa.

Di tahun 2009, Dovi dipercaya Honda untuk bergabung bersama Repsol Honda. Bersama Repsol Honda, Dovi justru turun peringkat ke posisi 6 di bawah Colin Edwards dari tim Satelit Monster YAMAHA Tech3. Capaian terbaiknya adalah juara di sirkuit Donington Park, UK.

Di tahun 2010, Dovi masih bertahan di Repsol Honda. Kali ini, Dovi mampu mengoleksi podium lebih banyak, yaitu 7 kali podium. Namun demikian, Dovi hanya mampu mengakhir klasemen di posisi 5.

Di tahun 2011, Repsol Honda menjadi spesial karena menjadi satu-satunya tim pabrikan yang memiliki 3 pebalap. Selain Dovi, ada nama Dani Pedrosa dan Casey Stoner yang baru saja hengkang dari Ducati. Di tahun ini pula, Dovi mampu mengakhiri klasemen balap di posisi 3 dengan raihan 7 kali podium.

Di tahun 2012, Dovi hengkang ke kubu YAMAHA bersama Monster YAMAHA Tech3 dan berkawan dengan Cal Crutchlow. Bersama YAMAHA, penampilan Dovi tak terlalu buruk bahkan mampu mengakhiri klasemen akhir balap di posisi 4 dengan 6 kali podium.

Dovi hanya bertahan setahun dengan YAMAHA. Di tahun 2013, Dovi hengkang ke kubu merah Ducati menggantikan Valentino Rossi yang berlabuh ke kekasih lamanya, YAMAHA. Kebersamaan Dovi dengan Ducati cukup lama setidaknya hingga tahun 2018.

2013. Ducati. Klasemen akhir di posisi 8 dengan finish terbaik keempat.
2014. Ducati. Klasemen akhir di posisi 5 dengan raihan 2 kali podium.
2015. Ducati. Klasemen akhir di posisi 7 dengan raihan 5 kali podium.
2016. Ducati. Klasemen akhir di posisi 5 dengan raihan 4 kali podium dan sekali juara seri di Sepang.
2017. Ducati. Klasemen sementara di posisi 2 dengan raihan 2 kali podium dan 5 kali juara seri.

Ya walaupun sedikit terlambat, Dovi menunjukkan kelasnya dengan memenangkan pertarungan di tikungan akhir melawan juara bertahan Marc Marquez. Saya sendiri berharap Dovi bisa mencicipi juara dunia.

Advertisements
Posted in Otomotif | Leave a comment

Tuti Aji Wirya


Tuti Aji Wirya adalah seorang pembaca berita televisi di era 80an. Pembaca Berita adalah profesi yang paling memuakkan di seluruh dunia.

Bisa anda bayangkan, mereka selalu membaca berita yang sebenarnya bikin mereka muak, misalkan korupsi, demo, keributan, pembunuhan, ucapan-ucapan manis pejabat, tawuran, permisuhan, dan vandalisme. Dan parahnya lagi mereka tidak boleh bete, apalagi sampai memaki-maki si narasumber berita. Mereka harus tersenyum manis, berdandan dan berpakaian ketat.

Bila pembaca beritanya berjenis kelamin pria, mereka harus selalu menyisir rambutnya dengan belahan pinggir seperti SBY. Sementara yang wanita, umumnya cukup berdandan semenor mungkin dan sukur-sukur kalo punya body yang aduhai macam Tina Talisa.

Tuti Aji Wirya pertama kali tampil dalam film Setan Kredit dan diperankan oleh Almarhum Dono. Tokoh ini diparodikan dari tokoh nyata Almarhumah Toeti Adhitama yang berprofesi sama, pembaca berita.

Terima kasih sudah membaca berita yang tidak penting sama sekali ini.

Posted in Humor | Leave a comment

Sumur Senggot, Riwayatmu Kini


Kids jaman now nggak bakalan tahu apa itu SENGGOT. Generasi saya pun, nggak semuanya tahu apa itu senggot. Jadi senggot adalah sebuah teknologi pesawat sederhana yang biasa digunakan oleh masyarakat Jawa untuk menimba air dari sumur.

Gaya yang diperlukan untuk menimba air, lebih banyak digunakan untuk mencelupkan timba ke dalam sumur. Berbeda dengan sistem katrol, gaya yang digunakan kebanyakan untuk mengangkat timba yang sudah berisi air. Sistem katrol yang dipakai untuk menimba air biasanya adalah sistem katrol tetap.

Di masa sekarang, sudah jarang ditemukan sumur katrol. Apalagi sumur senggot, sepertinya sudah punah. Sumur-sumur yang sekarang ada, biasanya adalah sumur-sumur lama yang sudah pernah ada. Sebagian besar sumur baru adalah berupa sumur bor yang airnya diambil menggunakan pompa air listrik atau SANYO.

Posted in Ilmiah | Leave a comment

E-Money


E-Money atau uang elektronik menurut hemat saya, adalah alat tukar elektronik pengganti uang kertas/logam konvensional. Berdasarkan jenis teknologinya, ada 2 jenis uang elektronik yang beredar di Indonesia.

Client Side
Pada jenis e-money ini, nilai uang berada di sisi client. Sebagai contoh adalah E-toll card mandiri, Flazz BCA, dll. Pada dasarnya, uang yang dimiliki pelanggan berada di kartu. Jika kartu hilang, maka uang pelanggan juga akan hilang. Tapi apakah benar-benar nilai uang itu akan hilang? Saya tidak tahu pasti, tapi dari sisi pelanggan memang uangnya hilang dan pelanggan tidak bisa meminta refund kepada pihak penyedia e-money sebagaimana contoh syarat dan ketentuan penggunaan e-money pada bank mandiri. Tapi secara teknis, penyedia jasa e-money memungkinkan untuk menarik dana secara online melalui sistem mereka, tapi itupun jika ada laporan dari pemilik e-money. Karena tidak mungkin bank melakukan penarikan dana dari sleeping customer dengan asumsi fisik emoney hilang, bisa jadi karena memang pelanggan tidak pernah menggunakan emoney-nya.

Jenis ini cukup berisiko apabila kehilangan fisik emoney. Tapi entah kenapa, sebagian besar bank menggunakan jenis emoney seperti ini.

Server Side
Berbeda dengan jenis sebelumnya, dana pelanggan tidak berada di fisik emoney melainkan di server. Jadi ketika fisik emoney hilang, dana pelanggan tidak serta merta menghilang. Pelanggan masih bisa mengajukan pengembalian dana kepada pihak penyedia jasa. Contoh dari jenis emoney ini adalah TCash milik Telkomsel.

Posted in Dunia Elektro | Leave a comment

DPI


DPI kepanjangan dari Deep Packet Inspection.

Posted in Catatan Kehidupan | Leave a comment

Content Positive


++
++++
++++++
++++++++
++++++++++
++++++++++++
++++++++++++++

++
++++
++++++
++++++++
++++++++++
++++++++++++
++++++++++++++
++++++++++++
++++++++++
++++++++
++++++
++++
++

++++++++++++++
++++++++++++
++++++++++
++++++++
++++++
++++
++

Posted in Art, Design | Leave a comment

5 Pebalap WSBK 2017 ini Pernah Menjadi Pebalap Regular MotoGP


WSBK atau World SuperBike adalah salah satu kejuaraan balap motor yang paling bergengsi setelah MotoGP. Berbeda dengan MotoGP yang melombakan motor prototype, WSBK melombakan motor yang dijual di pasaran. Secara kapasitas mesin, motor yang dilombakan antara MotoGP dan WSBK sama-sama 1000cc.

Jika MotoGP disebut sebagai kelasnya para raja, mungkin WSBK bisa dikatakan kelasnya para pangeran. Selain dihuni oleh alumni Moto2 (sebelumnya disebut GP250 saat era 2 tak, 250cc), banyak jebolan WSBK yang juga menjajal peruntungannya di MotoGP. Sebut saja Cal Crutchlow yang merupakan juara dunia WSBK 2010. Ada juga nama Ben Spies yang pernah menggantikan posisi Valentino Rossi di YAMAHA.

Selain pebalap WSBK yang mencoba peruntungan di MotoGP, banyak juga pebalap MotoGP yang gagal bersaing kemudian harus hengkang ke WSBK. Berikut 5 nama pebalap reguler alumni MotoGP yang kini berlaga sebagai pebalap reguler di WSBK.

1. Stefan Bradl

GP125 musim 2005-2009
Pebalap asal Jerman ini tercatat pernah menjadi pebalap GP125 (sekarang Moto3) di musim 2005 hingga 2009). Di musim 2005 dan 2006, Stefan Bradl menjadi pebalap KTM dengan penampilan terbaik di gelaran GP Czech 2006 dengan posisi 12. Di musim 2007 s.d. 2009, Bradl pindah ke kubu Aprilia dan mampu meraih posisi 4 di akhir klasemen balap musim 2008.

– 2005 : Red Bull ADAC KTM Juniors (Posisi 36)
– 2006 : Red Bull KTM Junior Team (Posisi 26)
– 2007 : Blulens Aprilia (Posisi 18)
– 2008 : Grizzly Gas Kiefer Racing Aprilia (Posisi 4 : 4 podium, 2 juara)
– 2009 : Viessmann Kiefer Racing Aprilia (Posisi 10)

Moto2 musim 2010-2011
Di musim 2010 dan 2011, Stefan Bradl naik ke kelas Moto2 sekaligus menjadi salah pebalap angkatan pertama Moto2 (ada perubahan regulasi mesin dari 2 tak 250cc menjadi 4 tak 600cc). Di musim 2010, Bradl menjadi pebalap Suter dengan berhasil meraih posisi 9 di akhir musim. Di musim 2011, Bradl mampu tampil gemilang bersama tim Kalex dengan menjadi juara dunia Moto2.

– 2010 : Viessmann Kiefer Racing Suter (Posisi 9 : 1 juara)
– 2011 : Viessmann Kiefer Racing Kalex (Juara Dunia : 7 podium, 4 juara)

MotoGP musim 2012-2016
Di musim debut perdananya di MotoGP, Bradl membela tim LCR Honda dan menyelesaikan akhir musim 2012 di posisi 8 klasemen. Posisi terbaiknya selama gelaran MotoGP adalah podium 2 di Laguna Seca 2013.

2012 : LCR Honda (Posisi 8)
2013 : LCR Honda (Posisi 7 : 1 podium)
2014 : LCR Honda (Posisi 9)
2015 : Athina Forward YAMAHA (Posisi 18)
2016 : Aprilia Racing Team Gresini (Posisi 16)

2. Eugene Laverty

GP250 musim 2007-2008
Di musim perdana GP250, pebalap asal Irlandia Utara ini membela tim LCR Honda dengan torehan terbaiknya finish di posisi 14. Laverty harus puas di posisi 25 klasemen akhir. Di musim keduanya, Laverty membela tim Blusens Aprilia dengan klasemen akhir di posisi 21 dan capaian terbaik di posisi 13.

2007 : LCR Honda (posisi 14)
2008 : Blusens Aprilia (Posisi 13)

MotoGP musim 2015-2016
Di musim perdananya, Laverty membela Aspar MotoGP Honda Team dengan hasil terbaiknya di posisi 12. Di klasemen akhir, Laverty berada di urutan 22. Di musim keduanya, Laverty pindah ke team Pull & Bear Aspar Team Ducati dengan capaian terbaiknya di posisi 4. Laverty mengakhiri musim di urutan ke-13.

2015 : Aspar MotoGP Team Honda (Posisi 22)
2016 : Pull & Bear Aspar Team Ducati (Posisi 13)

3. Alex de Angelis

GP125 musim 1999-2003
Alex de Angelis berasal dari San Marino, sebuah negara kecil di dalam negara Italia. Alex memulai debutnya di kelas GP125 musim 1999. Capaian terbaiknya adalah musim 2003 bersama Aprilia yang menempatkannya di posisi kedua klasemen akhir di bawah Dani Pedrosa.

1999 : Honda
2000 : Honda (Posisi 18)
2001 : Honda (Posisi 14)
2002 : Aprilia (Posisi 9 : 1 podium)
2003 : Aprilia (Posisi 2 : 6 podium)

GP250 musim 2004-2007
Setelah mampu mengakhiri balapan di posisi kedua, de Angelis naik ke kelas 250 bersama Aprilia. Posisi terbaiknya adalah juara 3 dunia di musim 2006 dan 2007 bersama Aprilia.

2004 : Aprilia (Posisi 5 : 2 podium)
2005 : Aprilia (Posisi 7 : 4 podium)
2006 : Aprilia (Posisi 3 : 10 podium, 1 juara)
2007 : Aprilia (Posisi 3 : 8 podium)

MotoGP musim 2008-2010,2013-2015
Debut perdana MotoGP de Angelis dilakoni bersama dengan Honda Gresini. Capaian terbaiknya adalah finish ke-4 dan menyelesaikan musim dengan posisi 14 klasemen. Di musim 2009, de Angelis masih membela Honda bersama tim San Carlo Honda Gresini dengan 1 podium dan posisi 8 klasemen akhir. Di musim 2010, de Angelis turun kelas ke Moto2 dan kembali ke MotoGP di pertengahan musim bersama Interwetten Honda MotoGP Team (3 seri balap) dan kembali lagi ke Moto2 bersama tim yang berbeda.

2008 : Honda Gresini (Posisi 14)
2009 : San Carlo Honda Gresini (Posisi 8 : 1 podium)
2010 : Interwetten Honda MotoGP Team (Posisi 18) -> 3 seri
2013 : Pramac Racing (Posisi 23) -> 1 seri
2014 : NGM Forward YAMAHA (Posisi 21) -> 8 seri
2015 : Aprilia Racing Team (Posisi 28)

Moto2 musim 2010-2014
Gagal bersaing di MotoGP, de Angelis akhirnya memutuskan untuk kembali membalap di kelas Moto2. Di musim 2010, de Angelis sempat kembali ke MotoGP walau hanya untuk 3 seri. Di Moto2, de Angelis sering berganti tim. Capaian terbaiknya adalah di musim 2011 bersama Motobi yang menghantarkannya ke posisi 4 klasemen.

2010 : Force GP210 -> 7 seri, Motobi (Posisi 11 : 2 podium, 1 juara) -> 8 seri
2011 : Motobi (Posisi 4 : 1 podium, 1 juara)
2012 : Suter -> 6 seri, FTR (Posisi 12 : 1 podium, 1 juara) -> 11 seri
2013 : Speed Up (Posisi 14) -> 17 seri
2014 : Suter (Posisi 20) -> 10 seri

4. Marco Melandri

GP125 musim 1998-1999
Marco Melandri adalah pebalap yang berasal dari Italia. Melandri memulai debutnya pada musim 1997 di kelas GP125 dan memulai musim penuh bersama Honda di tahun 1998 dengan hasil yang cukup memuaskan, yaitu posisi 3 klasemen dengan koleksi 6 podium dan 2 kemenangan.

1998 : Benetton Matteoni Honda (Posisi 3 : 6 podium, 2 juara)
1999 : Benetton Playlife Honda (Posisi 2 : 4 podium, 5 juara)

GP250 musim 2000-2002
Marco Melandri naik ke kelas 250 di tahun 2000 dan membela pabrikan Aprilia. Di debutnya di kelas 250, Melandri mampu menyelesaikan musim di urutan ke-5 dengan menyabet 4 podium. Di musim ketiga-nya, Melandri menjadi juara dunia kelas 250 dengan torehan 2 podium dan 9 kemenangan.

2000 : Blu Aprilia Team (Posisi 5 : 4 podium)
2001 : MS Aprilia Racing (Posisi 3 : 8 podium, 1 juara)
2002 : MS Aprilia Racing (Posisi 1 : 2 podium, 9 juara)

MotoGP musim 2003-2010,2015
Sebenarnya Marco Melandri adalah pebalap yang bagus, tapi sayang tidak pencapaian terbaiknya hanya di posisi ke-2 bersama Movistar Honda MotoGP di musim 2005. Melandri menjalani debut MotoGP bersama YAMAHA hanya mampu menyelesaikan musim di posisi 15.

2003 : Fortuna YAMAHA (Posisi 15)
2004 : Fortune Tech 3 YAMAHA (Posisi 12 : 2 podium)
2005 : Movistar Honda MotoGP (Posisi 2 : 7 podium, 2 juara)
2006 : Fortuna Honda Gresini (Posisi 4 : 7 podium, 3 juara)
2007 : Honda Gresini Racing (Posisi 5 : 3 podium)
2008 : Ducati Marlboro (Posisi 17)
2009 : Kawasaki Hayate Racing Team (Posisi 10 : 1 podium)
2010 : San Carlo Honda Gresini Team (Posisi 10)
2015 : Aprilia Racing Team Gresini -> 8 seri

5. Nicky Hayden
Nicky Hayden adalah salah satu pebalap MotoGP yang bukan alumni dari kelas di bawahnya, entah itu Moto2, Moto3, GP250, ataupun GP125. Nicky Hayden memulai debutnya di MotoGP pada musim 2003 bersama Repsol Honda, satu tim dengan Valentino Rossi. Di musim perdananya, Hayden mampu tampil cemerlang dengan mengakhiri musim di posisi 5 dengan torehan 2 podium.

Puncak kejayaannya, Hayden mampu menjadi juara dunia di musim 2006 setelah mengalahkan mantan rekan setimnya Valentino Rossi. Pasca kemenangannya, Hayden tak lagi mampu tampil kompetitif dan tak pernah menyelesaikan musim di 5 posisi teratas. Posisi terbaiknya adalah posisi ke-6 di musim 2008.

2003 : Repsol Honda (Posisi 5 : 2 podium)
2004 : Repsol Honda Team (Posisi 8 : 2 podium)
2005 : Repsol Honda Team (Posisi 3 : 6 podium, 1 juara)
2006 : Repsol Honda Team (Posisi 1 : 10 podium, 2 juara)
2007 : Repsol Honda Team (Posisi 8 : 3 podium)
2008 : Repsol Honda Team (Posisi 6 : 2 podium)
2009 : Ducati Marlboro Team (Posisi 13 : 1 podium)
2010 : Ducati Marlboro Team (Posisi 7 : 1 podium)
2011 : Ducati Team (Posisi 8 : 1 podium)
2012 : Ducati Team (Posisi 9)
2013 : Ducati Team (Posisi 9)
2014 : Drive M7 Aspar Honda (Posisi 16)
2015 : Aspar MotoGP Team Honda (Posisi 20)
2016 : Estrella Galicia 0.0 Marc VDS -> 1 seri, Repsol Honda Team -> 1 seri

Posted in Otomotif | Leave a comment