Uang Kembalian Diganti Permen


Tadi saya baru saja beli jus di keputih. Maklum, udara begitu panas di Surabaya. Pingin melegakan dahaga dengan segelas jus buah. Sambil ngejus, saya ngambil gorengan untuk mengisi perut yang kosong.Harganya berapa ya?? Aku agak lupa tadi. Tapi yang jelas, kembaliannya ada uang receh plus permen satu buah. Padahal saya belinya pake duit lho. Tapi kok kembaliannya pake permen ya?? Emang boleh ya kayak gitu??

Iseng2, aq gugling aja deh. Eh, ternyata ada peraturan dari Bank Indonesia mengenai aturan pembayaran. Bisa didownload di sini. Pada pasal 2 dijelasin kayak gini.

Setiap perbuatan yang menggunakan uang atau mempunyai tujuan pembayaran atau kewajiban yang harus dipenuhi dengan uang jika dilakukan di wilayah negara Republik Indonesia wajib menggunakan uang rupiah, kecuali apabila ditetapkan lain dengan Peraturan Bank Indonesia.

Sanksi untuk pelanggaran tersebut dijelaskan pada Bab IX pasal 65. Berikut isinya.

Barang siapa sengaja melakukan pelanggaran atas ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 ayat (3), diancam dengan pidana kurungan sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan dan paling lama 3 (tiga) bulan, serta denda sekurang-kurangnya Rp.2.000.000,00 (dua juta rupiah) dan paling banyak Rp 6.000.000,00 (enam juta rupiah).

Uang Receh

Jadi kalo temen2 nemuin swalayan atau mini market atau super market yang nakal ngasih kembalian pake permen, laporin aja ke Polisi. Itu salah satu bentuk pelanggaran hukum lho. Jadi sah2 aja kalo dilaporin ke Polisi. Tapi kalo pedagang kecil jangan, kasihan..!! Mereka cari duit nggak gampang. Kalo supermarket kan emang udah banyak duit tuh. Hehehehe.. CMIIW.

This entry was posted in Ilmiah, Ulasan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Uang Kembalian Diganti Permen

  1. gdsantoso says:

    makde, kalo kasusnya kembali 125 rupiah tapi cuman dikasih 100 rupiah piye?

    • almaadin says:

      biasane ditakoni disik gur…
      kembaliannya boleh disumbangkan untuk bla bla bla……….
      ngono…
      tp lek bener2 enek kejadian ngono, takono wening ae..
      aq duduk sarjana hukum, aq sarjana elektro bro..
      hahahahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s