Bisnis Labelling


Peluang bisnis yang menggiurkan sebenarnya. Tapi butuh modal yang lumayan besar. Sudah punya gambaran sejak semester 6 kemarin.

Bisnis labelling adalah bisnis penjualan produk-produk hasil produksi orang lain kemudian dilabeli dengan merek kita sendiri. Sudah banyak pengusaha yang sukses menjalankan bisnis ini.

1. Bathik Danar Hadi

Produsen bathik asal Solo ini sebenarnya nggak buat bathiknya sendiri. Kalo kamu pengen survey langsung ke solo, kamu nggak akan menemukan pabrik bathik danar hadi. Begitu kata teman saya yang asal Sukoharjo. Danar Hadi mengumpulkan hasil kerajinan bathik-bathik dari para pengrajin bathik rumahan kemudian diberi label “DANAR HADI” kemudian dijual dengan harga mahal.

Bathik

Bathik

2. Krisbow

Ada yang suka otak-atik perkakas?? Punya tool macam obeng, tang, palu, kunci pas, kunci inggris, dan lain sebagainya?? Kalo iya, pasti kamu tahu krisbow. Ya, sebuah merek peralatan macam obeng, tang, dll. Krisbow singkatan dari Kristian Wibowo, pemilik pabrik plastik yang sekarang merambah ke penjualan produk peralatan semacam obeng, tang, dll. Begitu kata teman saya yang sekaligus adik dosen saya. Krisbow nggak membuat peralatannya sendiri. Dia membeli obeng, tang, palu, dll. langsung dari pabrik pembuatnya sendiri kemudian diberikan label “KRISBOW” dan kemudian dijual dengan harga yang lebih mahal.

Krisbow

3. Handphone IMO

Handphone lokal yang sekarang sudah punya nama di Indonesia. IMO singkatan dari Ibnu Pratomo, alumni elektro ITS yang berasal dari Jawa Tengah. Begitu kata teman saya. Saya sendiri juga nggak kenal sama Ibnu Pratomo, hehehehe😀. Ibnu Pratomo adalah Direktur Utama PT. Indomedia Group, dengan salah satu produk mereka yang terkenal Tabloid Pulsa.

Handphone IMO

Handphone IMO berasal dari China. Di China, industri pembuatan handphone adalah industri rumahan. Kita bisa memesan handphone dengan spesifikasi tertentu kemudian diberikan label sesuai dengan keinginan kita. Tentu saja, ada batas minimal pemesanan. Biasanya 2000 unit untuk minimal pemesanan. CMIIW. Dengan Tabloid Pulsa yang sudah dipegangnya, IMO diiklankan ke tabloid tersebut dan disejajarkan dengan handphone yang sudah punya nama seperti Nokia, Sony Ericsson, Samsung, dll.

4. Bola Triple S

Satu-satunya produsen bola yang mendapat lisensi dari FIFA. Sama seperti danar hadi, bola triple s ini adalah bola hasil produksi industri rumah tangga di daerah Majalengka, Jawa Barat yang kemudian dilabeli oleh pengepul yang kemudian dijual dengan kemasan yang lebih menarik. Pemilik perusahaan ini adalah bapak Irwan Suryanto alumni Teknik Elektro ITS (E berapa saya lupa.. maaf.. :D) yang memilih untuk menjadi seorang enterprenuer. Begitulah informasi yang saya dapat dari REUNI AKBAR 50th TEKNIK ELEKTRO ITS. CMIIW.

Pemilik Perusahaan Bola Triple S (Alumni Teknik Elektro ITS)

Bola Triple S

Nah, kalo di rumah kamu ada industri rumahan, kamu bisa nerapin bisnis labelling ini. Misalnya di rumah ada industri rumahan BH trus dilabeli Gondal Gandul, ato industri BRA dilabeli WIJAYA jadi BRAWIJAYA, ato industri tas dilabeli KEDER (nyaingi tracker sama eiger).

Semoga informasi ini dapat memberikan pengetahuan kepada teman-teman sekalian. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi inspirasi buat kita semua. Kalo ada yang mau menambahkan, silakan komen di bawah dan mohon maaf kalo ada kesalahan informasi.

This entry was posted in Ilmiah, Ulasan. Bookmark the permalink.

3 Responses to Bisnis Labelling

  1. wahyudi says:

    ak eroh iku krisbow g muk produksi obeng karo tang..
    mesin bubut gedene sepiro y nduwe.. barange asli..
    asli cino.. hahahaha

  2. Admin says:

    Merk KRISBOW buka kepanjangan dari Kristian Wibowo. Ini salah kaprah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s