Tugas Akhir dan Pengalaman Magang Mengantarkanku ke Sini


Wah.. Nggak nyangka bisa masuk ke sini..???!!! Denger-denger, alias krungu-krungu, alias mireng-mireng, masuk ke sini sulitnya minta ampun. Cuma orang terpilih yang bisa masuk ke sini. Hehehehe.🙂

Aku mendaftar pertama kali ke sini melalui ECC UGM Jogja. Maklum, di ITS nggak buka sih.. Dan lagi, waktu itu posisiku ada di Jakarta, sedang magang di PT. Hutchison CP Telecommunications. Saya memasukkan lamaran sekitar pertengahan Agustus.

Pada seleksi administrasi pertama, saya agak sedikit kecewa karena nama saya tidak masuk ke dalam list nama yang lolos ke test tulis. Ya, gak apa-apalah. Mungkin bukan rejekinya.

Beberapa hari kemudian, ternyata saya dapat SMS dari ECC UGM untuk datang ke Jogja untuk mengikuti test tulis. Alhamdulillah. Ternyata saya masih diberi kesempatan. Hehehehe. Saya berangkat ke Jogja dari Jakarta dengan teman saya magang di PT. HCPT juga yang sekarang satu kantor juga tapi beda lantai, Adit. Di Jogja, saya nggak punya saudara. Hanya bisa mengandalkan teman, tapi sayang waktu itu adalah musim liburan, jadi saya nggak bisa numpang ngiyup di kosan teman saya.

Untung saja, teman saya ada yang tes kerja juga di Jogja, Lesti dan Bojes. Saya akhirnya minta tolong ke teman-teman untuk mencarikan penginapan. Akhirnya, saya berangkat dari Jakarta pagi hari naik kereta bisnis dan sampai di Jogja sore hari dan langsung menuju ke penginapan.

Di sana saya bertemu dengan teman-teman yang sudah tiba terlebih dahulu dari Surabaya. Ada Nurman, Tile, Om Jin, dan Apip. Semuanya juga mengikuti tes yang sama. Besok paginya, kami berangkat bersama-sama naik taksi (gaya jeh, soale sik durung ngerti daerah Jogja, hehehehe). Namun sayang sekali, nggak semua dari kami lanjut ke wawancara HR. Dari kami, cuma aku, Tile, Nurman, Om Jin, dan Adit yang lolos ke tahap berikutnya.

Pulangnya, teman-teman dari Surabaya naik bisnis (kalo nggak salah, wah enaknya), sedangkan saya dan adit yang balik ke Jakarta naik ekonomi. Joh,, sial.. Ternyata kami nggak dapat tempat duduk. Emang dasar apes, akhirnya kami duduk di sela-sela jalan. Dilangkahi pedagang asongan, tidur beralas koran bekas. Jian, nasibe wong susah. Tiba di Jakarta masih jam 02.00 pagi. Nggak ada busway jam segitu, akhirnya kami tidur di Stasiun Pasar Senen. Fiuuhh… Untung nggak terjadi apa-apa. Alhamdulillah.

Tahapan berikutnya adalah wawancara HR. Teman-teman dari Surabaya berangkat terlebih dahulu, satu hari sebelum wawancara. Sedangkan saya yang dari Jakarta, berangkat malam hari jam 20.30, berharap sampai di Jogja jam 7 pagi. Alhamdulillah, kami tiba di Jogja jam 08.00. Nggak terlalu telat, soalnya wawancaraku jam 11.00. Teman-teman dari Surabaya telah menyiapkan penginapan buat kami (sebenarnya sih kami nggak menginap di situ, cuma numpang mandi doang, hehehe).

Saat wawancara, saya sempat down karena jawaban saya salah. Peh, ketokane nggak lolos HR iki.. Setelah wawancara HR, saya dan teman-teman tidur-tiduran di tempat wawancara. Maklum, backpacker. Hehehehe. Nyari makan seadanya, makan seadanya. Pokoke koyok wong mbambung lah.

Setelah sore, kami yang dari Jakarta langsung berangkat ke Jakarta. Kami dapat tiket yang ada tempat duduknya, sudah mengantisipasi pengalaman yang kemarin. Hehehehe. Tiba di Jakarta jam 02.00. Waktu itu, hari pertama sahur. Saya nggak sholat tarawih. Makanan yang saya beli dari Jogja ternyata sudah nggak enak buat dimakan (alias wes mambu). Akhirnya karena kelaparan, saya beli pop mie. Lumayan buat ngganjal perut biar besok kuat berpuasa. Paginya jam 05.00 saya pulang ke kosan. Istirahat sebentar, kemudian berangkat ke kantor jam 08.00 pagi.

Hari berlalu, sudah hampir 2 bulan nggak ada kabar tentang bagaimana hasil wawancara. Wes, pasrah aku. Paling duduk rejekiku. Mendekati wisuda, Adit dan Om Jin sudah dipanggil ke Jakarta untuk interview user. Membuatku semakin pesimis. Pancen duduk rejekiku.

Di saat yang tak terduga, saat itu saya sedang berada di B.406 mau nengokin ibunya temenku yang lagi dirawat di Rumah Sakit, saya mendapat panggilan untuk interview user di Jakarta. Alhamdulillah. Ternyata penantianku tidak sia-sia, hehehehe. Mau cari tiket pesawat kok mahal-mahal, akhirnya nyari tiket kereta api. Ya, inilah pertama kali saya naik kereta api executive class. Ternyata dingin banget. Nggak ada pedagang asongan. Beli nasi goreng aja, harganya mahal banget. Mending naik ekonomi kalo tahu harganya kayak gitu. Hehehehe (sifat bawaan anak kos masih melekat ya, hehehe).

Di saat interview, tanpa terduga, ternyata interviewer adalah alumni teknik elektro dari e30. Di situ ada juga tetangga kabupaten, orang Trenggalek ternyata. Apakah nasib akan membawaku ke sini??

Beberapa minggu kemudian, tepatnya tanggal 3 November jam 14.00 saya mendapat panggilan lagi ke Jakarta untuk fit and proper test alias interview dengan VP dan Deputi VP. Wah, gila.. ndadak banget, naik apa saya ke Jakarta?? Masak pesawat, duit dari mana?? Untung aja masih jam 14.00, saya langsung berangkat ke Stasiun Pasar Turi, alhamdulillah kereta ekonomi masih belum berangkat. Tapi saya harus rela nggak dapat tempat duduk. Nggak apa-apa lah, duduk di bawah aja, saya pernah kok naik kereta dari Jogja ke Jakarta nggak dapet tempat duduk, pikirku.

Wih, gila, ternyata interview full pake bahasa Inggris. Padahal bahasa Inggris saya kurang lancar, tapi tidak apalah. Hajar saja. Yang bisa saya ucapkan, ya saya ucapkan. Selebihnya pake bahasa yang mudah saya mengerti, bahasa Indonesia (walaupun menurut saya lebih enak kalo pake bahasa Jawa, hehehehe).

Setelah interview selesai, langsung diumumkan siapa yang lolos. Dan Alhamdulillah, semuanya lolos. Tinggal medical check up. Sebenarnya dari HR meminta saya untuk standby di Jakarta agar hasil MCU lebih cepat keluar. Namun karena saya tidak punya tempat tinggal di Jakarta, saya diperbolehkan untuk MCU di Surabaya.

Saya balik ke Surabaya naik kereta ekonomi (lagi). Di dalam kereta, saya mendapat telepon untuk MCU. Tempatnya akan diinformasikan kemudian. Setelah saya sampai di Surabaya, saya mendapat SMS bahwasanya tempat MCU di Tulungagung. Peh, harus pulang ke Tulungagung nih. Selang beberapa menit kemudian, diinformasikan kepada saya bahwa tempat MCU dipindah ke Surabaya karena peralatan di Tulungagung kurang memadai. Alhamdulillah. Nggak perlu pulang ke Tulungagung.

Tanpa persiapan yang matang, besoknya saya berangkat ke tempat MCU. Saat saya lihat, tensi saya cukup rendah, maklum, malamnya saya begadang. Saya tidur tengah malam waktu itu. Setelah MCU, saya berangkat ke kampus. Di situ ada reuni akbar 50th Jurusan Teknik Elektro ITS. Di situ, ternyata praktikan masih ingat sama saya. Ada Lobita. Hehehehe. Lumayan lah, bisa kumpul sama teman-teman dan makan gratis. Hehehehe. Dapet kaos pula. Wkwkwkw.

Senin hari, saya mendapat telepon dari 62213xxx. Wah, sepertinya dari perusahaan sebelah nih. Harus tak jawab apa ya?? Akhirnya saya angkat teleponnya. Ternyata benar, telepon dari perusahaan sebelah yang meminta saya untuk hadir di Jakarta untuk interview dengan direksi sekaligus tanda tangan kontrak. Karena waktunya yang mepet dengan Idul Adha, saya meminta untuk dipending terlebih dahulu (sambil saya nunggu pengumuman MCU).

Akhirnya, sebelum saya dihubungi perusahaan sebelah, saya mendapat konfirmasi bahwa saya diterima di perusahaan sini. Alhamdulillah. Saya diminta hadir di Surabaya untuk tanda tangan kontrak. Saat itu, posisi saya sedang berada di Tulungagung untuk merayakan hari raya Idul Adha. Setelah saya sholat Id, saya langsung berangkat ke Surabaya untuk besoknya tanda tangan kontrak di Plasa BRI.

Setelah saya tanda tangan kontrak, saya mendapat panggilan lagi dari perusahaan sebelah. Tapi mohon maaf, saya sudah berada di perusahaan lain. Perusahaan yang banyak diidam-idamkan mahasiswa Telkom.

Kalo boleh saya usut, dari beberapa teman saya yang satu batch dengan saya, rata-rata mereka sudah berpengalaman kerja. Hanya saya yang fresh graduate. Lalu kenapa saya bisa masuk ke sini?? Mungkin dikarenakan Tugas Akhir saya yang pada intinya adalah monitoring kualitas, ini cocok dengan kerjaan saya yang harus memonitor trafik dan parameter lain. Dari magang saya di PT. HCPT, saya juga sedikit dikenalkan dengan monitoring server VoIP Gateway untuk panggilan internasional. Mungkin itulah yang sedikit memberi pintu buat saya untuk bergabung di sini.

This entry was posted in Catatan Kehidupan, Dunia Elektro. Bookmark the permalink.

One Response to Tugas Akhir dan Pengalaman Magang Mengantarkanku ke Sini

  1. seli_usel says:

    . semoga sajja semua itu menjadi pengalaman yang bermanfaat.

    . dan semoga kak sukses sellallu dalam berbagai hal.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s