Bukan Telecom Vs Pengajaran


Ada yang menggelitik dari cerita teman saya. Ada sebuah status yang ada kata-kata telecom vs pengajaran dari seorang dosen. Emang kenapa sih dengan anak telkom?? Apakah ada yang salah?? Kenapa anak telkom selalu disalahkan??? Apakah karena kita kaum mayoritas yang sedang bersaing dengan bidang studi yang lain??

I don’t know…. Maybe yes, maybe no…. hanya orang atas yang tahu. Kita orang kecil ngikut aja deh. Hehehehe.

Mau nyambung yang di atas ya, kenapa kok judulnya telecom vs pengajaran?? Ya itu karena ada yang ngomong kalo anak telkom selalu aja bertentangan dengan pengajaran. Ini terkait dengan praktikum. Kalo dulu, praktikum berat banget. Sebelum praktikum ada yang namanya pretest. Kalo pretest nggak lulus, kamu harus ngedel praktikum dari mata kuliah yang kamu ambil semester itu. Nah, nilai pretest tersebut nantinya disorting. Nilai dengan threshold tertentu nggak dapet tugas. Nah, kalo udah di bawah threshold ada penugasan-penugasan dari asisten. Yang nilainya tinggi cuma dapet 1 tugas, nilai di bawahnya dapet 2 tugas, dst. Tugasnya mulai dari makalah, presentasi, bikin alat, dan lain sebagainya. Tergantung dari praktikum, korprak, dan asistennya. Menurut saya, ini bukan merupakan beban buat si praktikan, namun lebih kepada expand pengetahuan si praktikan tentang dunia elektro yang sesungguhnya.

Saat praktikum, sebelumnya harus mbuat dasar teori dan ngerjain tugas pendahuluan. Kadang untuk beberapa praktikum harus ngerjain tugas modul juga. Setelah praktikum, ada tugas asistensi yang pada intinya adalah pengembangan dari modul-modul yang sudah ada. Nah, kalo menurut saya, di sinilah mahasiswa bisa menggali ilmu sebanyak-banyaknya. Saya sendiri merasakan banyak tambahan pengetahuan tentang dunia elektro dari asistensi. Kalo mengandalkan kuliah aja, saya nggak bakal bisa berkembang. Justru ilmu praktis bisa saya dapatkan dari praktikum.

Setelah praktikum selesai, ada yang namanya final project. Di sini praktikan bisa lebih menggali ilmu praktis tentang dunia elektro. Yang telkom bisa ilmu IT, yang elektronika bisa buat alat, yang komputer bisa coding, dsb. Ada juga penjilidan laporan yang sebenarnya buat asik-asikan aja. Bisa diceritain serunya penjilidan saat reuni nanti.

Kalo menurut saya, begitu banyak ilmu yang bisa digali dari praktikum. Saya mengerti filosofi dari kuliah setelah saya mengambil praktikumnya. Setelah saya mendapatkan tugas-tugas asistensi.

Itu sih dulu, kurikulum 2004. Sekarang udah berubah, pretest gak boleh, asistensi gak boleh, final project gak boleh, trus ngapain praktikum?? Dapet ilmu apa dari praktikum?? Menurutku, system praktikum yang seperti sekarang ini membuat praktikan semakin malas. Ilmunya semakin dangkal, nggak punya hardskill.

Kalo dari mahasiswa ingin tetap memakai system praktikum yang lama, yang tujuannya ingin tetap menjaga tujuan dari praktikum yaitu membekali praktikan dengan pengetahuan di luar kuliah dan hardskill, kenapa pengajaran melarang?? Yah, hanya orang atas yang tahu alasannya.

Kalo dari peraturan rektorat, sebenarnya UTS itu nggak ada. Udah dihapus. Tapi kenapa pengajaran masih memberlakukan UTS..?? bukan untuk menyengsarakan mahasiswa, tapi emang untuk meningkatkan kualitas mahasiswa. Semua system pasti punya tujuan yang baik, dan itu harus didukung. Saya mendukung adanya UTS, karena itu untuk mengevaluasi sejauh mana kompetensi mahasiswa. Sebenarnya sama dengan system praktikum yang dulu, pretest, asistensi, final project, ataupun UAS, dan mungkin penugasan-penugasan serta test-test tertulis yang lain digunakan untuk mengevaluasi praktikan.

Mungkin dari telkom, kita bukan ingin bermusuhan dengan pengajaran, tapi ada oknum dari pengajaran yang memang tidak suka dengan anak-anak telkom. Tetap semangat teman-teman telkom, saya yakin tujuan teman-teman korprak adalah baik, ingin menjadikan mahasiswa kita semakin berkualitas. Buat yang ngomong, “praktikum masih dipegang angkatan atas”, cobalah memandang dari sudut pandang yang lain.

This entry was posted in Catatan Kehidupan, Dunia Elektro. Bookmark the permalink.

One Response to Bukan Telecom Vs Pengajaran

  1. seli_usel says:

    . terus kalau bukan telecom Vs pengajaran …
    . apa attuh ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s