Sebuah Penghormatan Terakhir untuk Kawanku, Endri :’(


“manusia hanya bisa berencana, namun Allah lah yang menentukan. hidup, mati, jodoh, dan rejeki itu seperti misteri, kita kejar mereka menjauh, kita diam mereka mendekat.”

Dan malam ini, aku masih shock mendengar berita kawan seperjuanganku menghembuskan nafas terakhirnya di kota kelahirannya Blitar. Endri Tri Wicaksono, seperti masih kemarin aku mendengar suaranya, bercanda tawa, saling ejek, saling menjatuhkan, saling memuji, saling berbagi. Hati ini tak kuasa menerima kenyataan ini, walaupun dia bukan siapa-siapa, tapi tetap saja, hati ini tak sanggup menerima bahwa teman seperjuangan saya di lab Jaringan Telekomunikasi ITS ini begitu cepat meninggalkan kami. Bila saja aku berada di rumah duka, sudah barang tentu air mataku akan berlinang mengantar kepergiannya menuju ke liang lahat.

Linux, sistem operasi open source inilah yang memperkenalkan kami. Endri begitu lihai dalam memainkan sistem operasi ini. Aku banyak belajar darinya. Bagiku, dia adalah guruku, guru ngoprek yang memperkenalkanku dengan kehidupan dunia hitam ssh.

Tak hanya jago di sistem operasi ini, ilmu dasar jaringannya juga mumpuni. Sering kali saya berdiskusi dengannya, saling bertukar pendapat mengenai ilmu yang berbasis pada OSI Layer ini.

Apakah dia bodoh?? Tidak, dia adalah mahasiswa yang cerdas, pernah menjadi ketua OSIS di sekolahnya. Dia lagging di kuliah bukan karena dia bodoh, tapi memang karena dia santai.

Dia adalah teman sekaligus tandem saya di lab untuk urusan ngoprek-ngoprek. Dia sempat bergabung dengan tim Tugas Akhir saya, sebelum akhirnya dia berpindah ke tim lain karena tidak adanya dukungan yang kuat untuk topik tugas akhir saya.

Saya begitu kehilangan sosok Endri yang mengajarkan banyak hal. Kawan, semoga kamu tenang di alam sana. Aku hanya bisa mendoakan agar engkau tenang di sana. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi-Nya dan semoga diampuni segala salah dan khilaf yang pernah kau perbuat.

Aku mohon maaf jika selama kita berkawan, pernah menyakiti hatimu. Semoga keluargamu selalu diberikan ketabahan, terutama kekasihmu itu. Selamat jalan kawan. We will miss you…😥

with love,
adin_

This entry was posted in Catatan Kehidupan, Dunia Elektro. Bookmark the permalink.

19 Responses to Sebuah Penghormatan Terakhir untuk Kawanku, Endri :’(

  1. Adi Nugroho says:

    Sahabat tidur di Lap, yang selalu segar ceria walaupun tidur beralaskan meja kayu. Kmi bersedih atas kepergianmu endri tri w.

  2. selvi says:

    mas endri ( alm ) pastiii bangga punya tmn ky mba🙂
    dy emg sangat peduli n ngemong,,,

  3. selvi says:

    maaf,,saya pikir mas ini ce :p
    maaf yaaa…..
    kita kan sma2 dr TA jd mohon d maafin yaaaa :p

  4. 'chelz' Mimo says:

    foto mn????d fbnya???
    bukan kok
    ak exsnya dia🙂

  5. and he often told me that he have so many great friends on Lab…
    sure you’re one of them..
    thanks..😉

    • almaadin says:

      semoga tenang di sisiNya.. diterima segala amal ibadahnya, dan diampuni segala khilafnya..
      memang umur tiada yang bisa menebak, hanya Allah yang tahu..

      mbak Dewi, semoga bisa menerima dan mendapatkan penggantinya.. Allah menuliskan sebuah rencana yang terbaik untuk mbak Dewi.. semangat ya mbak…🙂

  6. siiipppp…yg rame2 jg gpp….
    makasiiihhh..😉

  7. virginisme says:

    selamat jalan juga ,,,,,,,

  8. Dewi Kurniasari says:

    it have been 4 years, life is so short, time flies and here we are, walk in different path with our new life..
    Adin masih d Jkt?
    belum ada yg ngalahin kacang shanghai dr Adin dulu..hahaha..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s