Bersyukur itu Menentramkan Hati :’)


Tuhan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan..

Memang pada dasarnya, sifat manusia adalah tidak pernah puas. Tapi apakah Tuhan memerintahkanmu untuk tidak pernah merasa puas?

Tidak, Tuhan selalu memerintahkan kepada umatnya untuk selalu bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita.

Oke, saya setuju kalo sifat manusia yang tidak pernah merasa puas menjadikannya lebih berusaha lagi untuk mendapatkan apa yang diinginkannya. Memang inilah kelebihan manusia dibandingkan makhluk lain sehingga manusia bisa selalu memperbaiki taraf hidupnya.

Namun, ketika manusia lelah berusaha, dan tidak pernah mendapatkan apa yang diinginkannya, apakah yang akan kamu lakukan? Mengeluh?? Ah, itu hanya pelarianmu saja. Apakah lantas dengan mengeluh, kamu akan mendapatkan apa yang kamu inginkan?? Tentu tidak, rejeki nggak datang dengan sendirinya kalau kamu tidak menghampirinya.

Aku paling benci mendengar orang yang selalu mengeluh. Apakah nikmat yang telah diberikan oleh Tuhanmu kurang, hingga lantas kau tidak sanggup menjalani kehidupan? Tidak kan?? Kamu masih bias menikmati hidup walau apa yang kamu harapkan tidak terpenuhi.

Dan kaupun menyalahkan keadaan. Di satu sisi, semua teman-temanmu yang memulai start bersamaan mereka sudah maju di depan kamu, namun di sisi lain kamu masih berada di belakang mereka. Dan kaupun menyalahkan keadaan, kenapa aku tidak bisa maju???

Kesalahanmu adalah, kamu tidak pernah menoleh ke belakang. Cobalah kamu lihat ke belakang, oh, ternyata masih banyak teman-temanku yang berada di belakang. Dan ketika kamu menoleh ke belakang, apakah kamu sudah bisa bersyukur atas nikmat yang Tuhan berikan?? Jika kamu masih belum bisa bersyukur, lihatlah ke bawah.

Mereka yang bekerja sebagai kuli bangunan, petugas kebersihan di jalan, pemulung, pencari pasir. Kamu duduk di kursi yang empuk, tak perlu berpanas-panasan untuk mendapatkan sesuap nasi. Bahkan kamu bisa membeli rumah, mobil, dan barang-barang mewah tanpa harus berpeluh keringat.

Tapi kamu pun masih saja berkata, “Itu hal yang berbeda, mereka tidak berpendidikan.. Sedangkan aku adalah seorang Sarjana Informatika UI.. Kamu tidak bisa membandingkan aku dengan mereka..”

Jika kamu berkata seperti itu, kamu sudah tepat berada di posisimu sekarang. Tuhan masih sayang kepadamu, karena Tuhan tahu bahwasanya kamu belum bisa menghadapi ujian yang lebih besar ketika kamu diberikan titipan yang membutuhkan tanggung jawab yang lebih besar.

Jika kamu menganggap Tuhan tidak adil, cobalah bayangkan. Apakah jika kamu mendapatkan semua yang kamu inginkan, kamu lantas bahagia?? Belum tentu, bisa saja kamu akan merasa masih kurang dengan keadaanmu pada saat itu. Karena kamu tidak pernah merasa puas.

Dan tentu saja, sesungguhnya Tuhan itu lebih tahu apa yang kamu butuhkan. Tuhan tidak memberikan apa yang kamu inginkan, tapi Tuhan memberikan apa yang kamu butuhkan. Bersyukur itu jauh lebih menentramkan hati ketimbang kamu mengeluh atas apa yang kamu capai saat ini.

with love🙂
rangga

This entry was posted in Catatan Kehidupan, Motivasi Hidup. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s