Manager Cantik


Ini bukan hari pertamaku di kantor. Sudah satu bulan lebih aku bekerja di kantor baruku ini. Sudah banyak yang kupelajari mengenai sistem yang diterapkan di perusahaan ini. Dan aku mulai dilepas untuk menangani problem yang related dengan konsumen.

Hari itu aku diberikan project pertamaku oleh atasanku. Dan aku masih belum banyak kenal dengan orang-orang di departemen lain. Kebetulan project yang diberikan kepadaku ini terkait dengan enhancement untuk flow registrasi suatu produk yang melibatkan IT. Aku diajak meeting oleh atasanku dan juga di situ diundang seorang manager dari IT.

Kebiasaan meeting di tempatku adalah orang-orang tidak mau berangkat sebelum ditelponin satu per satu. Entah sudah menjadi budaya atau bagaimana aku juga tidak paham. Kemudian atasanku menelepon seorang wanita yang sekarang aku mengenalnya sebagai seorang manager IT development. Aku mendengarkan saja pembicaraan mereka berdua melalui telepon. Suara wanita itu tidak terlalu jelas karena memang teleponnya tidak di-loudspeaker.

Beberapa menit percakapan, akhirnya atasanku tidak puas kalau hanya berbicara via phone. Akhirnya atasanku mengundang wanita itu untuk datang ke ruangan atasanku. Beberapa menit aku menunggu sampai wanita itu datang ke ruangan atasanku. Memang agak lama karena memang wanita itu berada di gedung yang berbeda dengan ruangan atasanku.

Thok.. thok.. Wanita itu mengetuk pintu dan langsung masuk ke ruangan. Aku menatapnya sekilas dan melihat WOW cantik banget wanita ini. Dia memakai jilbab yang tidak biasa. Jilbab modern yang umum dipakai wanita-wanita modis jaman sekarang. Mungkin karena jilbab itu membuat dia jadi terlihat canti. Tapi memang pada dasarnya dia sudah cantik, jadi pake apa aja ya kelihatan cantik.

Kemudian dia duduk di sampingku dan ngobrol dengan atasanku. Suaranya ketika dia berbicara, intonasinya, dan pelafalan kata demi katanya itu begitu lembut dan empuk. Serasa mendengarkan Ike Nurjannah bernyanyi Memandangmu. Suaranya begitu menyejukkan hati, hilang semua masalah yang ada di otak seperti Android yang baru di-refresh memory-nya, terasa begitu smooth dan fast.

Sesekali dia berbahasa Inggris. Walaupun aku nggak begitu ngerti apa yang dia katakan tapi aku menangkap apa yang dia maksudkan. Mungkin karena nada bicaranya yang lemah lembut itu jadi mudah ditangkap maksudnya. Aku belum pernah mendengar lulusan sebuah insitut teknologi ternama di Indonesia ini bernyanyi, tapi aku bisa membayangkan pasti suaranya sangat indah ketika bernyanyi.

Sesekali dia juga tersenyum. Senyumannya begitu indah. Giginya rata dan sempurna. Aku nggak tahu apakah dia dulunya pake behel atau enggak, tapi susunan giginya yang putih itu sangat rapi. Semakin membuatnya terlihat manis kala tersenyum. Ternyata teoriku yang dulu menganggap bahwa semua wanita manis itu pasti punya gigi gingsul itu terpatahkan oleh wanita ini.

Awalnya aku curi-curi pandang saja ketika dia berbicara. Tapi lama-lama aku memperhatikan dengan seksama kala dia berbicara. Bener-bener seperti di film/sinetron. Kalau dia berbicara nadanya begitu enak didengar. Biar lebih dramatis, kalau dia ngomong di-shoot dari samping dan di-slow motion. Satu kata saja yang bisa aku gambarkan atas ciptaan Allah yang satu ini. SUBHANALLOH.

Seiring dengan berjalannya waktu, aku mulai mengenalnya. Dia sudah kuanggap sebagai kakak sendiri. Jarang-jarang punya kakak cantik seperti dia😛 Dan akhirnya aku tahu bahwa dia punya suami seorang GM di kantorku juga. Sudah nikah lebih dari 10 tahun namun belum dikarunia anak. Semoga mbak yang satu ini lekas dikarunia anak yang sholeh/sholehah. Sebenarnya aku juga bersedia kok kalau dijadikan anak angkat. Hehehe.

This entry was posted in Catatan Kehidupan, Galau. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s