Berkunjung ke Medan


Jadi kemarin tuh aku ada training di Medan. Ini pertama kali-nya aku berkunjung ke Pulau Sumatra. Sebelumnya aku pernah berkunjung juga ke luar Jawa. Pernah ke Bali satu kali dan ke Sulawesi (Makassar, dulu Ujung Pandang) sekali. Nah, kemarin itu aku ke Sumatra Utara.

Aku ke Medan naik pesawat Garuda jam 15.05 dari Jakarta. Sempat delay dan baru take off sekitar jam 4 sore. Maskapai sekarang tuh pintar-pintar. Jadi penumpang dimasukin ke pesawat dulu, nah perkara nanti ada delay, yang penting penumpang sudah masuk. Jadi nggak akan kena penalty gara-gara delay.

Nah, sesampainya di sana, ternyata nggak ada jemputan dari vendor. Terpaksalah aku berangkat ke Medan menggunakan kereta bandara. Oya, bandara Kuala Namu itu letaknya di Deli Serdang lho. Bukan di Medan, jadi lumayan jauh juga ke Medannya. Nah, kalau untuk pesawat Garuda, tiket keretanya itu gratis lho. Jadi kamu tinggal nunjukin aja boarding pass kamu ke loket pembelian tiket. Nah, kalau dari Medan ke Kuala Namu, kamu harus nunjukin tiket kamu ke loket pembelian tiket. Sayangnya, prosesnya masih manual. Jadi tiket atau boarding pass kamu harus dipindai (di-scan) atau di-photo dulu, terus petugas tiket-nya harus mengisi form secara manual gitu. Jadi prosesnya agak lumayan lama. Butuh waktu sekitar 5-10 menit untuk melayani tiket.

Hmm.. Padahal di sana itu sudah ada vending machine untuk pembelian tiket, pembayarannya bisa pake VISA & MasterCard. Di sana itu sebenarnya sudah disediakan fasilitas yang serba otomatis. Hanya saja masih jarang yang menggunakan. Ketika saya ke sana, bahkan saya tidak menjumpai satu orang pun yang memakai fasilitas vending machine itu. Dan tidak ada petugas yang standby untuk memberikan panduan bagaimana cara menggunakan vending machine itu. Akhirnya penumpukan justru di loket tiket manual.

Nah, perjalanan ke Bandara dari Medan menggunakan kereta itu ditempuh dalam waktu 30 menit saja. Sedangkan dari Bandara ke Medan ditempuh dalam waktu 30 s.d. 47 menit. Kalau menggunakan mobil, kata orang-orang di sana membutuhkan waktu lebih lama. Bisa mencapai 2 jam karena perjalanannya melewati pabrik. Jadi kalau pas bubaran pabrik atau pas jam masuk pabrik, waktunya akan lebih lama lagi. Ini karena belum ada jalan tol dari Medan ke Kuala Namu.

kuala namu

This entry was posted in Catatan Kehidupan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s