Wireless Router ZyXELL Zywall 2WG vs TP LINK TL MR3420


Posting pertama di tahun 2015, hari ini saya akan coba mengulas sedikit perbandingan antara 2 wireless router antara ZyXEL dan TP LINK dengan 2 produk mereka yang sama-sama menawarkan koneksi GSM.

Sebenarnya, 2 device ini tidak bisa dibandingkan karena muncul di 2 jaman yang berbeda. Ini sama kayak mbandingin masa pemerintahan Bung Karno dengan Pak Harto. ZyXEL Zywall 2WG ini dibeli di tahun 2008 sedangkan TP LINK TLMR3420 dibeli di tahun 2014. Perbedaan teknologi selama 6 tahun tentu saja jauh langit dengan bumi. Kalau masih inget, di tahun 2008 itu flashdisk masih berkapasitas 4GB, tapi sekarang sudah ratusan giga. Tapi mau bagaimana lagi, cuma dua device itu yang ada di rumah yang bisa dibandingkan. Hehehe. Baiklah, mari kita mulai review kita.

— spesifikasi —
ZyWALL 2WG dilengkapi dengan 2 antena omni directional, 4 port RJ45 ke client, 1 port RJ45 ke source internet (WAN), 1 port AUX, 1 port Console, 1 port untuk power DC, tombol reset, dan 1 port PCMCIA yang bisa kita pasang modem 3G PCMCIA. Saya belum nyoba apakah bisa untuk 4G. Tapi untuk 3G sudah dicoba dan lancar jaya. Dalam paket pembelian, sudah include sebuah modem 3G PCMCIA dan sudah sukses saya coba dengan operator TELKOMSEL.

zyxel-zywall-2wg

TLMR3420 dilengkapi dengan 2 antena omni directional, 4 port RJ45 ke client, 1 port RJ45 ke source internet (WAN), 1 port USB untuk modem, 1 port untuk power DC, dan 1 tombol reset. Keunggulan router ini adalah sudah support untuk modem-modem 4G. Saya sudah sukses mencoba modem ZTE MF825A dan ZTE MF90 dengan operator BOLT.

TL-MR3420-2.0-02

— access control —
Salah satu perbedaan besar dari 2 router ini adalah akses kontrol untuk setting router. ZyXELL dapat diakses dengan 3 metode yaitu telnet, ssh dan web GUI via HTTP/HTTPS. Tiga metode tersebut sudah pernah saya coba dan sukses.

telnet

Capture-ssh

Sedangkan TLMR3420 hanya bisa diakses menggunakan web GUI via HTTP/HTTPS. Secara default, telnet tidak bisa diakses. Namun sebenarnya, TLMR 3420 juga bisa diakses menggunakan telnet dengan beberapa trik. Saya belum pernah mencoba akses menggunakan telnet.

— performance —
Salah satu yang membuat saya menyukai ZyXEL ini adalah performance-nya yang lumayan stabil. Sudah dua minggu lebih sejak router ini saya aktifkan, belum pernah saya restart dan tetap stabil. Sedangkan kalau TP LINK, nyala seharian aja sudah banyak masalah yang muncul. Masalah yang paling menyebalkan adalah matinya fitur wireless. Enak-enak ngenet tahu-tahu koneksi putus. Mau dicoba restart via web GUI ternyata nggak bisa diakses juga. Ternyata koneksi wireless tiba-tiba mati. Terpaksa harus restart di device-nya.

This entry was posted in Ilmiah, Ulasan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s