LTE


Kalau nggak tahu apa itu LTE, LTE adalah evolusi teknologi seluler generasi keempat, hasil pengembangan teknologi GSM. LTE kepanjangan dari Long Term Evolution. Saat ini sudah ada 4 operator yang menggelar teknologi LTE, yang pertama adalah internux dengan produknya BOLT yang beroperasi pada frekuensi 2300MHz dan menggunakan teknik TDD (Time Division Duplexing). Bolt hanya memiliki license untuk data.

Selain internux, saat ini 3 operator TELKOMSEL, XL, dan INDOSAT juga sudah menggelar LTE di frekuensi 900MHz dengan teknik FDD. TDD membagi transmit dan receive berdasarkan time slot. Jadi dalam satu kanal frekuensi bisa terjadi transmit dan receive. Sedangkan FDD membagi transmit dan receive berdasarkan kanal frekuensi. Satu kanal frekuensi hanya berisi transmit saja atau receive saja. Semoga saya tidak salah, sudah lama nggak belajar network. Hehehe.

Sambutan pelanggan terhadap teknologi LTE sangat bagus. Banyak teman yang menanyakan bagaimana cara untuk menikmati layanan 4G ini. Untuk menikmati layanan 4G, ada hal-hal yang harus anda lakukan :
1. Ganti SIM Card kamu dengan USIM.
Untuk menikmati layanan 4G, kamu harus menggunakan SIM Card khusus yang didesain untuk LTE.
2. Ganti handset kamu dengan handset yang support 4G.
Tentu saja kamu harus menggunakan handset yang support 4G. Jangan sampai salah pilih handset, pilih handset yang support frekuensi di Indonesia.
– 900MHz (sudah ada regulasinya)
– 1800MHz (masih dalam tahap penggodokan regulasi)
– 2300MHz (sudah ada regulasinya)

Faktanya, saat ini di Indonesia, LTE masih belum support voice dan layanan CS seperti USSD. Mekanisme yang dipakai agar pelanggan dapat melakukan panggilan dinamakan CS Fallback. Jadi ketika ada panggilan masuk atau pelanggan melakukan panggilan, pelanggan akan dipaksa fallback ke jaringan di bawahnya (2G atau 3G). Karena itu, jangan memilih jaringan manual 4G only karena kamu tidak akan bisa melakukan panggilan ataupun menerima panggilan.

Namun demikian, teknologi voice sebenarnya sudah bisa disupport oleh LTE. Walaupun belum banyak negara yang sudah melakukan deployment fungsi tersebut, namun sudah banyak negara yang sudah mengadopsi 4G mulai melakukan trial. Alhamdulillah, menteri yang baru sangat perhatian terhadap perkembangan teknologi di Indonesia. Berbeda dengan menteri sebelumnya yang belum kelihatan produknya. Ya bisa jadi produk menteri sebelumnya baru jadi di masa pejabat yang baru.

This entry was posted in Ilmiah, Ulasan. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s