Bermain Routing Table di Windows 7


Udah lama nggak ngepost sesuatu yang berbau jaringan nih. Hehehe. Kali ini saya punya masalah tentang jaringan. Sebenarnya masalah ini pernah kejadian waktu kuliah dulu sih. Jadi saya punya 2 network card, wireless dan LAN Card. Wireless terhubung ke internet dan LAN Card terhubung ke intranet. Jadi saya kepengen 2 network card ini aktif bersamaan, jika saya ingin akses ke internet, komputer akan otomatis melewatkan paket data melalui jaringan wireless sedangkan jika saya ingin mengakses FTP film di jaringan lokal misalnya maka komputer akan otomatis melewatkan paket data melalui LAN Card.

Nah, ternyata case ini saya alami setelah saya kerja. Awalnya sih internet kantor lancar. Tapi akhir-akhir ini, sejak pake proxy bluecoat, aksesnya jadi nggak selancar dulu. Buat buka google aja harus dipancing buka detik dulu. Kadang dipancing aja nggak bisa konek juga. Sungguh menyebalkan.

Nah, kebetulan di kantor ada banyak akses wireless nganggur. Salah satunya adalah keluarga @wifi.id (termasuk di dalamnya adalah @wifi.id, speedy instant, flashzone, dan flashzone seamless). Karena kerjaan di kantor harus akses aplikasi-aplikasi yang hanya bisa diakses melalui jaringan internal, sedangkan report harus inovatif dan membutuhkan gambar-gambar unik dari internet maka saya pun membutuhkan nggak cuma akses intranet tapi juga akses internet.

Akhirnya diskenariokan begini, 2 network card aktif bersamaan, wireless card untuk akses internet dan LAN Card untuk akses intranet. Kita modifikasi sedikit routing table di windows agar IP lokal yang nanti kita akses dapat dilewatkan ke LAN Card.

Langkah pertama kita cek dulu routing table-nya :

route print

Nanti akan keluar seperti ini, tergantung tipe jaringan kita.

IPv4 Route Table
===========================================================================
Active Routes:
Network Destination        Netmask          Gateway       Interface  Metric
          0.0.0.0          0.0.0.0         On-link       10.93.0.162     31
      10.93.0.162  255.255.255.255         On-link       10.93.0.162    286
        127.0.0.0        255.0.0.0         On-link         127.0.0.1   4531
        127.0.0.1  255.255.255.255         On-link         127.0.0.1   4531
  127.255.255.255  255.255.255.255         On-link         127.0.0.1   4531
        224.0.0.0        240.0.0.0         On-link         127.0.0.1   4531
        224.0.0.0        240.0.0.0         On-link       10.93.0.162     31
  255.255.255.255  255.255.255.255         On-link         127.0.0.1   4531
  255.255.255.255  255.255.255.255         On-link       10.93.0.162    286
===========================================================================

Nah, kalau kita lihat di atas, ada satu routing dengan network destination 0.0.0.0 dan netmask 0.0.0.0 yang artinya secara default semua paket akan dilewatkan melalui interface 10.93.0.162 (ini adalah gateway jaringan kita atau lebih keren-nya ini alamat router kita). Lalu metric dari routing ini adalah 31. Semakin kecil metric-nya maka prioritasnya makin tinggi.

Jika ada 2 network card yang aktif bersamaan, biasanya akan ada 2 routing dengan metric dan interface yang berbeda tapi dengan alamat network destination dan netmask sama. Contohnya seperti ini.

IPv4 Route Table
===========================================================================
Active Routes:
Network Destination        Netmask          Gateway       Interface  Metric
          0.0.0.0          0.0.0.0         On-link      10.2.130.254     31
          0.0.0.0          0.0.0.0         On-link        172.64.2.1    286
===========================================================================

Nah, karena interface dengan gateway 10.2.130.254 internetnya agak geblek, ada 2 cara yang bisa kita lakukan supaya internet kita lancar. Pertama adalah dengan menghapus routing default ke arah gateway 10.2.130.254 atau kita set metric dengan gateway 10.2.130.254 ke nilai yang lebih tinggi daripada routing default dengan gateway satunya.

Untuk delete routing, commandnya adalah sbb.

route delete [network destination] mask [netmask] [interface] #default command
route delete 0.0.0.0 mask 0.0.0.0 10.2.130.254

Untuk set metric, lebih mudah menggunakan GUI. Caranya klik Run (Win+R) kemudian ketik ncpa.cpl >> pilih network interface Local Area Connection (sesuaikan dengan nama interface Anda) >> klik kanan >> klik properties >> double klik Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) >> klik Advance >> Add default gateway >> isi dengan IP interface kamu misalkan 10.2.130.254 dan metric 10.

Selanjutnya kita buat routing table untuk jaringan lokal kita. Misalkan jaringan lokal yang dipakai adalah 10.0.0.0 dengan netmask 255.0.0.0 maka untuk menambahkan routing table adalah sbb.

route add [network destination] mask [netmask] [interface] #default command
route add 10.0.0.0 mask 255.0.0.0 10.2.130.254

Beres deh, sekarang kita bisa internetan sambil kerja dengan 2 network card yang aktif bersamaan. Semoga sharing-nya bermanfaat ya. よろしくお願いします。

This entry was posted in Ilmiah, Tutorial. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s