Cara Memakai Sarung yang Benar (Bebetan)


Banyak orang yang menyukai memakai sarung. Alasannya karena sarung itu praktis, ekonomis, isis tur gelis. Sarung menjadi simbol kebebasan.

Namun nggak banyak orang yang tahu bahwa memakai sarung itu ada aturannya. Corak yang berbeda pada sarung dibuat bukan tanpa alasan, itu adalah tanda mana depan dan mana belakang. Merek yang disematkan pada sarung juga bukan hanya pajangan belakang, itu menandakan mana bawah dan mana atas.

Hari ini kebetulan libur kantor, dan Alhamdulillah bisa Jumatan di masjid dekat kosan. Nggak seperti Jumatan di masjid dekat kantor, di masjid dekat kosan jamaah relatif lebih banyak yang memakai sarung dibandingkan dengan celana. Dapat dimaklumi karena masjid di dekat kantor didominasi oleh jamaah yang masih bekerja. Itulah alasan kenapa saya kurang setuju apabila hari libur kerja itu hari Sabtu dan Minggu. Bukankah sebagian besar masyarakat Indonesia beragama Islam? Seharusnya hari Jumat itu diliburkan. Dan populasi terbesar kedua adalah Kristen dan Katholik yang di hari Minggu adalah waktu ke gereja. Untuk menghormatinya seharusnya hari libur di Indonesia adalah hari Jumat dan hari Minggu. Karena hari Sabtu adalah hari kejepit yang tidak efektif apabila tetap masuk, maka seharusnya hari Sabtu juga diliburkan dan hari libur efektif adalah Jumat, Sabtu, dan Minggu.

Jumatan kali ini saya banyak mengamati jamaah yang kurang tepat dalam memakai sarung. Banyak yang memakai sarung secara terbalik. Yang seharusnya di belakang malah ditaruh di depan. Bukan bermaksud menyalahkan, tapi agak aneh aja melihat orang memakai sarung terbalik. Bayangin aja gimana kamu melihat ada orang memakai kaos yang terbalik?

Bagian Depan dan Belakang
Perhatikan gambar di bawah ini. Bagian belakang biasanya ditandai dengan corak yang berbeda. Mungkin lebih gelap atau mungkin juga lebih terang. Contoh di bawah ini, bagian tengah yang memanjang dan bercorak berbeda adalah bagian yang harus dipakai di belakang.

2092655_sarung_samarinda_gdg1

Bagian Atas dan Bawah
Bagian atas dan bawah biasanya ditandai dengan merek dari sarung tersebut. Contoh di atas, tulisan sarung samarinda berada di bawah. Sedangkan contoh di bawah, tulisan mangga berada di bawah.

DIGITAL CAMERA

Cara Memakai Sarung (Bebetan)

  1. Kenakan terlebih dahulu sarung dari atas dan bentangkan dengan tangan ke kiri dan kenan. Tapi sebelum itu pastikan kalau anda sudah tahu mana yang bagian belakang dan bawahnya sebagaimana dijelaskan pada tips di atas.
  2. Setelah itu, tahan bagian tengahnya persis dengan dagu dengan badan agak miring sedikit ke belakang, selanjutnya tarik sisi kanan dan kirinya ke tengah hingga saling menutupi. Pada bagian ini pastikan agak ditarik ke atas sedikit agar ujungnya yang bagian bawah terlihat rata.
  3. Setelah dilipat ke tengah semua sisinya, selanjutnya jangan sampai melewati bagian penting ini, yakni ujung atas dari hasil lipatan sisi kiri dan kanan yang ada didepan dada harus dilipat ke bahwa terlebih dahulu, kurang lebih sejengkal tingginya. Jangan sampai tidak melakukan ini, karena umumnya kesalah orang dalam memakai sarung langsung menggulungnya, padahal jika demikian sarung yang dikenakan akan mudah lepas.
  4. Terakhir, setelah dilipat kebawah dari pertemuan kedua ujung, selanjutnya baru digulung. Tapi tips agar hasil gulungannya tidak terlalu besar maka usahakan menggulung dengan sangat kecil dan tipis, selain lebih rapi juga akan lebih kuat.

sarung

This entry was posted in Ilmiah, Tutorial. Bookmark the permalink.

3 Responses to Cara Memakai Sarung yang Benar (Bebetan)

  1. Pingback: Kucing, Anjing, dan Babi di Indonesia, Jepang, dan USA | Catatan Kehidupan

  2. Zainal Afandi says:

    💚بسم الله الرحمن الرحيم💐
    Keluarga Besar SD MI Plus Wali Songo Kelas 2D

    _Sesibuk apapun jadikan
    membaca_
    _Al-Quran sebagai kesibukan utama”_
    —————————————————-
    *Ketentuan*
    1⃣ Utk mendaftar silahkan tulis nama sesuai dg juz yg dipilih.
    2⃣ Tawassul2, dan dikhususkan supaya korona segera lenyap dan kita semua diparingi kesehatan, pertolongan dan perlindunganNya
    3⃣ Tawassul bisa ditambahkan almarhum atau Almarhumah keluarga peserta sendiri2
    4⃣ Waktu qiroah bebas kapan dan dimanapun.
    5⃣ Jika sudah selesai membaca maka harap menandai pd akhir nama dg tanda 🤲🏻
    ⏰ Mulai Hari: 1 Mei 2020 sd 8 Jum’at 1 Mei 2020

    📖 Juz 1 ➡ Refal
    📖 Juz 2 ➡ilus
    📖 Juz 3 ➡M.Faiz
    📖 Juz 4 ➡ ilus
    📖 Juz 5 ➡fadhil
    📖 Juz 6   ➡Rahajeng
    📖 Juz 7   ➡ Zeze
    📖Juz 8   ➡ Zeze
    📖 Juz 9   ➡ Alfian
    📖 Juz 10 ➡Bu Setyaning
    📖 Juz 11 ➡Bu Setyaning
    📖 Juz 12 ➡Bu Setyaning
    📖 Juz 13 ➡Aisha
    📖 Juz 14 ➡Aisha
    📖 Juz 15 ➡ Askia
    📖 Juz 16 ➡ Askia
    📖 Juz 17 ➡ Enja
    📖 Juz 18 ➡Ardo
    📖 juz 19 ➡ Grisel
    📖 juz 20 ➡ Ardhina
    📖 Juz 21 ➡
    📖 Juz 22 ➡
    📖 Juz 23 ➡
    📖 Juz 24 ➡ Yafi
    📖 Juz 25 ➡ Khansa
    📖 Juz 26 ➡ Amabel
    📖 Juz 27 ➡ Tegar
    📖 Juz 28 ➡ almira
    📖 Juz 29 ➡ alexa siti
    📖 Juz 30 ➡ almira

    Untuk🎓 Doa khotmil qur’an : Ustadz ABIL ( ayah ananda ADINK )

    tanda ♻dilelang siapa aja yg mau badali badali🙏🏻🙏🏻🙏🏻

  3. Pingback: Cara Memakai Sarung – Sorban Murah Solo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.